KUMPULAN TUGAS EYD ANGGI APRIANI_201214004_PBSI
NAMA : ANGGI APRIANI
NIM : 201214004
MATKUL : EJAAN BAHASA INDONESIA
KELAS : 3-A UMN AL-WASHLIYAH MEDAN
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
DOSEN : IBU LISA SEPTIA DEWI BR.GINTING.,S.Pd.,M.Pd
KUMPULAN TUGAS – TUGAS EYD
TUGAS 1 PERTEMUAN 3:
1. Berita itu muncul dalam surat kabar Indonews. Penulisan untuk nama surat kabar yang berhuruf miring pada kalimat diatas yang benar adalah . . . .
a. berita itu muncul dalam surat kabar indonews
b. berita itu muncul dalam surat kabar Indonews
C. Berita itu muncul dalam surat kabar Indonews
Jawabannya : c Alasannya : karena pada umumnya huruf miring digunakan untuk menuliskan judul buku, nama majalah, dan nama surat kabar yang ada dalam sebuah kalimat.
2. Penulisan pada pemakaian koma yang benar yaitu . . .
a. Saya membeli kertas, pena dan tinta.
b. saya membeli kertas, pena, dan tinta.
c. SAYA membeli kertas, pena dan tinta,
Jawabannya : B Alasannya : karena, dipakai untuk memisahkan unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan dan disetiap harta benda harus dipisah untuk membuat, di situ benar.
3. Sang Sapurba mendengarkan bunyi gemerisik. Pemakaian tanda kurung siku [. . . ] pada kata yang bergaris bawah yang benar adalah. .
a. Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik.
b. Sang sapurba mend[e]ngar bunyi gemerisik
c. Sang sapurba men[d]engar bunyi gemerisik.
Jawabannya : A Alasannya : karena huruf kapital digunakan untuk huruf pertama unsur nama orang termasuk julukan. dan tanda kurung siku juga digunakan untuk mengapit kata, huruf atau kelompok kata sebagai koreksi atau sebagai tambahan atas kesalahan serta kekurangan dalam naskah asli yang ditulis orang lain. Tanda itu mencetuskan bahwa kekeliruan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli.
4. Kosakata lagu daerah Banyuwangi. Pemenggalan kata yang bergaris bawah sesuai EYD adalah . . . .
a. Kosa kata lagu daerah Banyuwangi.
b. Kosakata lagu daerah Banyuwangi.
c. Ko-sakata lagu daerah Banyuwangi
Jawabannya : B Alasannya : karena pada penulisan kosakata sudah sesuai dengan penulisan EYD yang benar, karena kosakata juga merupakan dua kata yang jadi satu dasar yang tidak dapat dipegang karena jika dipenggal akan memiliki makna yang berbeda.
5. Kosakata using arkhais. Penulisan kata bercetak tebal berdasarkan EYD diatas adalah . . . .
a. Kosakata using arkais.
b. Kosa kata using arkhais
c. Kosakata using arkha-is
Jawabannya : A Alasannya : karena arkhais atau arkais merupakan bahasa Yunani memiliki makna yang sama yaitu sesuatu yang berhubungan dengan masa lampau, dan itu benar sesuai EYD. Namun, yang salah disini pada penulisan kosakatanya. Saya pilih a karena penulisan kosakatanya sesuai dengan EYD.
6. Mandeskripsikan makna leksikal. Penulisan kata yang benar bercetak tebal diatas adalah . . . .
a. Mindiskripsikan makna leksikal
. b. Mendiskripsi kan makna leksikal
c. Mendiskripsikan makna leksikal.
Jawabannya : C Alasannya : karena kata mandeskripsikan Dalam makna leksikal itu salah dan tidak bermakna . Maka yang benar yaitu mendiskripsikan sesuai dengan tulisan EYD.
7. Habis gelap terbitlah terang Penulisan kalimat judul diatas yang benar menurut EYD adalah . . . .
a. HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
b. HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
c. HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
Jawabannya : C Alasannya : karena penggunaan huruf kapital secara keseluruhan berlaku untuk judul buku dan bercetak tebal untuk mempertegas judulnya.
8. Negara itu telah mengalami empat kali kudeta. Kalimat diatas penulisan ungkapan asing yang digaris bawah yang benar yaitu . . . .
a. Negara itu telah mengalami empat kali Kudeta.
b. Negara itu telah mengalami empat kali KUDETA.
c. Negara itu telah mengalami empat kali kudeta.
Jawabannya : C Alasannya : karena penulisan huruf asing dalam sebuah kalimat harus bercetak miring. jika kata asing tersebut ditulis dengan huruf kecil jika ditulis dengan huruf kapital tidak boleh ditulis dengan bercetak miring.
9. Penulisan bentuk ulang yang benar menurut EYD adalah . . . .
a. Gedung-gedung tinggi.
b. Sesekali waktu.
C. Rumah” warga.
Jawabannya : A Alasannya : karena terdapat bentuk ulang dari gabungan kata yang unsur keduanya adjektiva dan ditulis dengan mengulang unsur pertama atau unsur keduanya dengan makna yang berbeda.
10. Penulisan partikel pada kalimat dibawah ini yang benar yaitu . . . .
a. Bacalah buku itu baik-baik!
. b. Baca lah buku itu baik-baik!
. c. Baca_lah buku itu baik-baik!
Jawabannya : A Alasannya : karena partikel_lah dibutuhkan untuk memperhalus kalimat perintah dan mempertegas kalimat pernyataan dan kata gantinya. Partikel_lah penulisannya tidak perlu dipisah dari kata sebelumnya. dan penggunaan! Digunakan ketika ungkapan atau pernyataan berupa perintah atau seruan perintah.
11. Harimau itu marah sekali kepada sangKancil. Kalimat diatas untuk penulisan kata sang yang benar adalah . . .
a. itu marah sekali kepada sang Kancil.
b. HARIMAU itu marah sekali kepada sang kancil,
c. Harimau itu marah sekali kepada Sang Kancil.
Jawabannya : C Alasannya : karena di situ kata sang menunjukkan makhluk hidup sebab itu menggunakan huruf kapital kecuali tadi menjelaskan mengenai kata Tuhan maka seharusnya kata sang ditulis dengan huruf kecil . Contoh : sang Pencipta .
12. Kalimat pernyataan pemakaian tanda titik yang benar dibawah ini yaitu, kecuali . . . .
a. Dia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
b. Desa itu berpenduduk 24.200 orang.
c. Penduduk Jakarta lebih dari 11000 orang
Jawabannya : C Alasannya : karena seharusnya menggunakan. Untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah dan penggunaan. Digunakan pada angka di atas untuk memperjelas nominal kuantitas serta digunakan untuk mengakhiri kalimat.
13. Penulisan ejaan yang benar pada kalimat dibawah adalah . . . .
a. Kata ibu, “saya gembira sekali.
b. Kata Ibu, “Saya gembira sekali.”
c. Kata ibu, “saya gembira Sekali”.
Jawabannya : B Alasannya : karena penggunaan huruf kapital digunakan untuk unsur pertama nama orang ataupun julukan. , dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dan kalimat. Dan "digunakan untuk membungkus kalimat dialog dan diakhiri. Sebelum" penutup yang berarti kalimat sudah selesai.
14. Pemakaian tanda koma yang benar pada kalimat . . . .
a. Wah begitu indah!.
b. O, begitu?
c. Mengapa kau diam. Dik?
Jawabannya : B Alasannya : karena, yang digunakan setelah kata seru yang dimaksud seperti O, Hai, Wah, Aduh dan lain sebagainya.
15. Penulisan pada tanda titik dua yang tepat adalah . . . .
a. Hanya ada dua pilihan bagi para pejuang kemerdekaan: hidup atau mati
b. Hanya ada dua pilihan bagi para pejuang kemerdekaan;” hidup atau mati.”
c. Hanya ada dua pilihan bagi para pejuang kemerdekaan_ hidup atau mati.
Jawabannya : A Alasannya : karena tanda titik duanya dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti pemerian atau penjelasan.
TUGAS 2 PERTEMUAN 4:
1. Penulisan pertikel (per) yang tepat yaitu kecuali . . . .
a. Mereka masuk ke dalam satu per satu.
b. Harga kain itu Rp 50.000,00 per helai.
c.. Pegawai itu mendapat kenaikan gaji per1januari.
Jawabannya : C
Alasannya: Karena pada per1januari disini gabung , karena setiap partikel PER ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Dan jiia partikel PER dalam bilangan pecahan yang ditulis dengan huruf maka dituliskan serangkaian dengan kata yang mengikutinya. Contoh : per1 Januari.
2 .Penulisan huruf kapital untuk nama jabatan yang benar adalah, kecuali . . . .
a. Sidang itu dipimpin Presiden.
b. Kegiatan itu direncanakan oleh departemen.
c. Siding itu diadakan di ruang Kementerian.
Jawabannya : B
Alasannya : Disini seharusnya kata departemen menggunakan huruf kapital ( Departemen) karena huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan atau nama instansi yang merujuk kepada bentuk lengkapnya.
3. Kata baku dibawah ini yang benar menurut EYD yaitu, kecuali . . . .
a. Abjad
b. Asyik
c. Apotik
Jawabannya : C
Alasannya : Karena sesuai dengan kaidah atau ketentuan penyesuaian ejaan asing ke dalam bahasa indonsia yang telah diatur dari pedoman EYD , karena huruf “ee” diserap dalam bahasa indonesia . oleh karena itu, penulisan yang baku adalah apotek bukan apotik.
4.Pemakaian tanda koma (,) yang benar pada kalimat, kecuali . . . .
a. Tokyo, Jepang
b. Raya 6 Jakarta
c. Surabaya, 10 Mei 1960
Jawabannya : B
Alasannya: pada kalimat ini seharusnya penulisannya itu adalah Raya 6. Jakarta . Pada kalimat itu tidak dipakai tanda koma, karena seharusnya tanda koma dipakai diantara (a) nama dan alamat (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan tanggal, serta (d) nama tempat dn wilayah atau negeri yang ditulis secara berurutan.
5.Ai tetap au
Penulisan kata serapan yang benar dibawah ini, yaitu . . . .
a. Audiogram
b. Totrof
c. Autrotrop
Jawabannya : B
Alasannya : Karena pada kata serapan pada umumnya tidak ada kata serapan yang ber berbentuk ai tetap au . maka jawabannya adalah b yaitu totrof. Dan kalau kata yang diserap dalam bentuk au tetap au contohnya saja seperti audiogram dan autotroph.
6.Kalimat dibawah yang menggunakan kata turunan yaitu . . . .
a. petani
b. Lukisan
c. Mau
Jawabannya : C
Alasannya : Karena kata turunan sama saja dengan kata berimbuhan , yakni imbuhan (awalan,sisipan,akhiran,serta gabungan awalan dan akhiran)ditulis serangkai dengn bentuk dasarnya kata “mau” pada jawaban c adalah kata dasar “ kemauan” .
7.Kata titik dua (:) yang benar adalah . . .
a. Ketua Ratu Abi
b. Sekretaris : Bardawati
c. Ratu keadadilan
Jawabannya : B
Alasannya : Karena tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian(penjelasan)
8.Penulisan kata pertikel yang benar dibawah ini adalah kecuali . . . .
a. Walaupun sederhana, rumah itu tampak asri.
b. Ada pun sebabnya belum diketahui.
c. Bagaimanapun itu, tugas harus diselesaikan.
Jawabannya : B
Alasannya : Karena dipartikel pun di kalimat itu merupakan unsur dari kata penghubung maka harus ditulis serangkai.
9.Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana.
Penulisan huruf miring pada kata serapan dibawah ini yang tepat dengan EYD yaitu . . . .
a. Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana
b. Nama ilmiah buah manggis ialah carcinia mangostana
c. Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana.
Jawabannya : C
Alasannya : Karena huruf miring dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing seperti bahasa ilmiah.
10.Penulisa huruf cetak tebal yang benar dalam EYD ,kecuali . . . .
a. Makalah ini memiliki BAB PENDAHULUAN .
b. skripsi itu terdapat daftar, indeks dan lampiran
c. Judul laporannya berjudul : CINTA TANAH AIR.
Jawabannya : B
Alasannya : Karena penggunaan huruf tebal dalam laporan atau karya ilmiah digunakan untuk menuliskan judul buku, bab, daftar isi, simbol, daftar pustaka, dan lampiran . Dan jawaban di b itu tidak termasuk kedalam ciri penggunaan huruf tebal .
11.Cara penulisan singkatan resmi dibawah ini yang tepat adalah . . . .
a. DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)
b. PT peseroan terbatas
c. KTP (Kartu Tanda Penduduk)
Jawabannya : B
Alasannya : Karena dalam singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas gabungan huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik dan tidak menggunakan tanda kurung.
12.Penulisan kata singkatan dibawah ini yang sesuai EYD, kecuali . . .
a. Jml.
b. Halaman.
c. Kpd.
Jawabannya : B
Alasannya : Karena kata singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti dengan tana titik. Dan dalam EYD singkatan Halaman yang benar adalah hlm.
13.Penulisan akronim dibawah ini yang tepat dengan EYD, kecuali . . . .
a. Rp
b. LIPI
c. PASI
Jawabannya : A
Alasannya : Karena penulisan Rp tidak menunjukkan penulisan akronim menurut EYD. Karena setiap menuliskan akronim menggunakan huruf kapital karena menjelaskan nama diri, lembaga atau komunitas .
14.Hotel Mahameru, kamar 169.
Penulisan ejaan yang benar pada kalimat diatas adalah . . .
a. Hotel Mahameru, Kamar 169.
b. Hotel MahaMeru. Kamar 169.
c. Hotel Mahameru, Kamar 169.
Jawabannya : C
Alasannya : Pada jawaban diatas penulisan ‘ Hotel Mahameru,169.’ Sudah benar. Dimulai dari penulisan huruf kapital, tanda titik(.), dan koma (,) nya sudah sesuai dengan EYD.
15.Kalimat dibawah ini yang benar dengan pemakaian tanda koma EYD, kecuali . . . .
a. 12,5 m
b. Rp 500, 50
c. 273 m
Jawabannya : C
Alasannya : Karena tanda koma (,) dipakai sebelum angka desimal atau diantara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Sedangkan pada jawaban C tidak termasuk didalamnya.
16.Tanda hubung yang digunakan untuk pengulangan kata ulang pada kalimat dibawah ini yang benar adalah . . . .
a. Anak anak
b. Berulang-ulang
c. Merak kemerahan
Jawabannya : B
Alasannya : Karena pada kata ‘ Berulang-ulang ‘sudab benar memakai tanda penghubung (-) nya. Karena tanda hubung dipakai untuk menyambung kata yang berunsur atau berbentuk kata ulang.
17.Alangkah indahnya taman laut ini.
Penulisan pernyataan di atas dijadikan kalimat perintah adalah . . . .
a. Alangkah indahnya taman laut ini !
b. Alangkah indahnya taman laut ini?
c. Alangkah indahnya taman laut ini.
Jawabannya : A
Alasannya : Karena tanda seru dipakai untuk mengakhiri ungkapan ataupernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan , ketidakpercayaan, atau emosi yang kuat.
18.Kata dia saya juga minta satu
Penulisan yang benar dengan memerhatikan tanda bacanya yaitu . . . .
a. Kata dia, “saya juga minta satu”.
b. Kata dia, saya Juga minta Satu.
c. Kata dia, “Saya juga minta satu.”
Jawabannya : C
Alasannya : Karena tanda petik dipakai untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Dan pada jawaban c sudah termasuk di dalamnya.
19.Ani di sekolahan mendapatkan bea siswa.
Penulisan kata bergaris bawah yang benar adalah . . . .
a. Beasiswa.
b. Bea siswa
c. beaSiswa.
Jawabannya : A
Alasannya : Karena pada umunya kata dari Bea siswa itu tidak benar atau tidak sesuai . sebab kata yang benar dan baku ialah “ Beasiswa”
20.Kemaren sore si Andi mengikuti les tambahan.
Kata baku yang tepat untuk kata bergaris bawah yaitu . . .
a. kemaren.
b. Kemarin.
c. Kimaren.
Jawabannya : B
Alasannya : Karena pada soal kemaren itu tidak menggunakan kata baku . sehingga tidak sempurna dan kata baku yang benar dan tepat sesuai EYD adalah “ Kemarin
TUGAS 3 PERTEMUAN 5 :
Gambar (1)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar 1 ; Poster Pendidikan
Penulisan Ejaan pada gambar ini dalam penulisan mAhAL tiak sesuai EYD , Karena terdapat penulisan huruf kapital ditengah kata . Dan penulisan yang benar itu adalah : mahal ataupun MAHAL . Dan poster ini bagus karena ada kalimat persuasifnya ( kalimat ajakannya ).
Gambar (2)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar 2 ; Iklan Niaga
Dalam penulisan gambar ini yang salah itu kata “Bikin” . Karena, seharusnya kata yang baku yang dipakai itu yaitu “ Membuat” . Dan kata Bikin adalah kata yang tidak baku atau tidak sesuai dengan EYD.
Gambar(3)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (3) ; Pamflet yang artinya brosur
Seharusnya dalam gambar ini ditambah dengan kata depan seperti “ Di” agar lebih baik dan baku ddan mudah dipahami juga , misal : Jualan di larang masuk.
Dan penulisan kata asing sudah benar.
Gambar (4)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (4) ; Iklan Cetak
Dalam penulisan EYD yang benar dalam iklan ini menurut saya sudah benar. Dan dalam penggunaan kata baku juga sudah benar serta dalam penulisan kata asingnya juga sudah benar.
Gambar (5)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (5); Spanduk
Penulisan kata asing disini sudah benar. Namun, yang salah yaitu pada penulisan jenis macam cuciannya yang seharusnya huruf depannya menggunakan huruf kapital seperti;
Pakaian
Karpet
Boneka
Gorden
Tas
Sepatu
Dll
Gambar (6)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (6); Baliho
Kata “ Bis” yang ada di gambar itu salah , karena dikamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-3 menerangkan bahwa kata tersebut mengartikan sebuah kendaraan besar. Oleh karena itu, kata “ Bis” yang ada pada gambar diatas adalah kata yang tidak baku . Seharusnya kata “Bis” itu diganti menjadi kata “ Bus” yang merupkan kata bakunya.
Gambar (7)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (7); Pamflet
Dalam gambar ini kata praktik sudah benar menurut EYD, Tetapi yang salah pada tanda kutip satu setelag Dr. IS karena seharusnya itu tidak perlu digunakan. Dalam penulisan Praktik juga sudah benar menurut ejaan , Lalu penulisan yang salah yang jedua yaitu pada penulisan S/d seharusnya itu semua menggunakan (-) . Misal : Senin- Sabtu. 07.00-11.00 dan seterusnya.
Gambar (8)
Penjelasan Mengenai Gambar :
Gambar (8); Poster
Dalam gambar ini semua penulisan dalam sudah sesuai dengan eyd penulisan Bergizi juga sudah benar , penulisan apapun juga sudah benar sesuai EYD.
Gambar (9)
Penjelasan Mengenai Gambar
Gambar (9); Iklan
Penulisan yang salah pada iklan ini adalah kata “Kayak” seharusnya kata yang baku itu adalah “ Seperti”. Dan dalam iklam menyebutkan NO BOKIS . Nah, dalam EYD tidak ada kata asing yang disingkat-singkat atau menurut bahasa gaulnya itu tidak adda dalam EYD.
Gambar (10)
Penjelasan Mengenai Gambar:
Gambar (10); Pada gambar ini kesalahan penulisan yang pertama yaitu:;
1.SISI TV , Menurut EYD dalam bahasa asing penulisan yang benar itu adalah CCTV.
2. SecuRyTy , Dalam EYD penulisan yang benar itu seharusnya adalah Security.
TUGAS 4 PERTEMUAN 6:
Tugas kali ini kalian membuat ESAI DESKRIPTIF dari gambar di atas ya nak, yang dalam proses penulisannya harus benar-benar memperhatikan PEDOMAN EJAAN BAHASA INDONESIA yang baik dan tepat ya nak, dan jangan lupa kaitkan tulisan esai deskriptif anda dengan FUNGSI BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS DAN JATI DIRI BANGSA.
ESAI DESKRIPTIF
Bandar Udara Internasional Kualanamu Atau sering disebut dengan Kualanamu International Airport adalah sebuah Bandar Udara Internasional yang melayani Kota Medan, Sumatera Utara . Bandara ini terletak di Kabupaten Deli Serdang . Dan bandara ini adalah bandara terbesar ketiga di indonesia ( setelah Soekarno-Hatta Jakarta dan yang baru Bandar Udara Internasional Kertajati Majalengka, Jawa Barat. Bandar Udara ini telah menggantikan Bandar Udara Internasional Polonia yang telah berusia lebih dari 85 tahun. Bandara Kualanamu diharapkan dapat menjadi bandara pangakalan transit internasional untuk kawasan sumatera dan sekitarnya, dan Bandara ini mulai beroperasi sejak 25 Juli 2013 .
Bandara Kualanamu merupakan Bandara Komersial yang memperkenalkan konsep Airport Mall dalam Bandara dan juga direncanakan menjadi pusat kegiatan yang dikelilingi oleh berbagai fasilitas pendukung, baik yang terletak di dalam pagar bandara maupun di luar pagar Fasilitas tersebut dapat berupa perkantoran, gudang logistic, arena permainan, hotel, perumahan, pusat industri, rumah sakit, pusat pendidikan, mall maupun sarana pendukung lainnya. Dalam menerapkan konsep mall dalam bandara komersial, ketidaknyamanan jika terjadi kepadatan calon penumpang dan non penumpang merupakan kendala yang dihadapi, sehingga membutuhkan penerapan desain Interior yang nyaman dan sirkulasi yang efektif.
Seperti yang saya ketahui bahwa bandara kualanamu adalah bandara yang super megah dan banyak memfasilitasi kebutuhan kita .
Fasilitas Yang Di Sediakan Di Bandara Kualanamu :
Centralized digital CCTV system
Sistem yang berfungsi memonitor kondisi lingkungan-lingkungan strategis di bandara yang membutuhkan level sekuritas tinggi.
2. Centralized access control system
Sistem berfungsi membatasi hak akses seseorang terhadap suatu area/fasilitas strategis di lingkungan bandara yang memiliki tingkat sekuritas tinggi yang dapat menggunakan metode access card, fingerprint maupun metode recognition di mana sistem ini tersentralisasi kepada suatu server dan storage sehingga memudahkan dalam pengelolaannya. Dan dalam perkembangannya sistem ini diintegrasikan dengan sistem cctv.
3. Building Management System (BMS)
Sistem pengiriman informasi yang melakukan monitor dan kontrol pada berbagai sistem dan fungsi suatu gedung, seperti chiller, AHU, FCU, conveyor, Xray, Escalator, exhaust fan, dan listrik dan dapat menampilkan dalam bentuk dashboard pemakaian sehingga memudahkan pengelola mengambil keputusan.
4. Baggage Handling System (BHS)
Merupakan layanan berupa konveyor angkutan bagasi penumpang usai melakukan check-in dan melakukan sortir otomatis terhadap bagasi tersebut untuk dikirim ke pesawat sesuai dengan tujuan dan nomor penerbangan.
5. Flight Information Display System (FIDS)
Layanan yang menyediakan informasi penerbangan (keberangkatan dan kedatangan) yang biasanya menggunakan TV flat screen sebagai alat display-nya di lokasi-lokasi strategis di bandara, hotel, serta lokasi-lokasi lainnya di luar bandara. Teknologi terbaru FIDS antara lain bisa melakukan reservasi untuk penerbangan, hotel, ataupun taksi. Selain itu, informasi realtime mengenai cuaca, yang mempengaruhi penerbangan, juga tersedia pada FIDS.
6. Network Monitoring System
Sebuah sistem untuk melakukan monitoring jaringan di seluruh bandara, sehingga administrator dapat menerima peringatan ketika terjadi gangguan pada jaringan.
7. Master Clock
Sistem yang mensinkronisasi seluruh informasi waktu pada perangkat yang terdapat di dalam maupun di luar Terminal Bandara.
8. Parking MaNagement System
Sistem parkir yang dapat memberikan informasi kapasitas parkir, jumlah parkir tersedia di tiap area, laporan pendapatan parkir yang menggunakan man-less counter pada pintu masuk, dan menggunakan gate yang dilengkapi kamera.
9. Contact Center Service
Layanan pusat informasi tentang jadwal penerbangan, informasi tenant, serta mengakomodir handling complaint dengan bantuan Customers Relationship Management. Sehingga memudahkan untuk memonitor unit yang banyak menghadapi permasalahan dan meningkatkan Customers Satisfaction Level
Kemudian Airport Advertising System untuk fasilitas beriklan. Adapula Airport Mobile Apps, E-Kiosk, fasilitas Bebas Wi-Fi.
Sebenarnya masih banyak lagi fasilitas yang di sediakan oleh Bandar Udara Kualanamu . Namun, Saya hanya tahu sedikit saja tentang hal itu. Di karenakan Setiap tahun berkunjung pasti sudah banyak sekali perubahan yang terjadi .
Dan yang saya ketahui bahwa kualanamu juga memfasilitasi stasiun untuk kereta api.
Stasiun Kualanamu (KNM) adalah stasiun kereta api bandara yang terletak di kompleks Bandar Udara Internasional Kualanamu yang termasuk ke dalam Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh. Stasiun ini letaknya sekompleks dengan bandara tersebut dan hanya melayani perjalanan KA Bandara ARS ke Stasiun Medan. Dan biasanya jika saya naik kereta api dari arah siantar saya membayar ongkos sebesar Rp 80.000,00 . Menurut saya ini sangat memuaskan .
TUGAS 5 PERTEMUAN 9 :
Tugas dari video yang diberikan :
Susunlah menjadi teks drama percakapan .
Jawab :
Teks drama
“ Ibu Dan Anak ingin kaya raya ”
Ibu : Nak, gimana kita harus jual jinggal? Kita akan kara yara. Kita akan bahagia dan ibu akan jadi sombong, ( sambil mengempaskan rambutnya ) Maukan?
Anak : “ HMmm’’.... ( sambil mikir )
Bener juga ya kata ibu, tapi kalok ginjal aku sama ginjal ibu berbeda, lebih baik yang ibu jual itu ginjal ibu aja.( sambil menunjuk perut ibu ). Sebab, ginjal aku gak bagus rasa lain.
Ibu : Enggak, jinggal mama rasa asam. Jadi, punya kamu aja ya.. ?
Anak : enggak , ibu aja. Ibukan suka kaya .jadi, gimana ginjal ibu kan ?
Ibu : Kao gak mengertinya asam dan bapangkat.
Anak : Biarin aja yang penting ibu dapat untung.
Ibu : ( Menangis ) ..
Anak : Kenapa ibu menangis ?
Ibu : ga boleh kayak gitu nak itu dosa ..
~selesai~
Analisislah kesalahan ejaannya ( kosa kata dan pengucapannya ).
Jawab :
1 . Pada Kalimat Gimana kita harus jual jinggal , kita akan kara yara.
Pada kalimat ini terdapat kata yang salah yaitu kata jinggal yang seharusnya adalah ginjal, dan kalimat kara yara.
Dan seharusnya penulisan yang benar adalah, Nak, Gimana kalau kita jual ginjal ? kita pasti akan kaya raya .
2 . penulisan kalok disini salah , dan yang benar adalah kata kalau. Pada percakapan si anak. 3 . kata kao seharusnya itu adalah kau atau engkau. Dan kata bapangkat. Arti kata bapangkat adalah tuduhan
4 . Dan penulisan yang salah berikutnya adalah kata kayak, Dan penulisan yang benar itu seharusnya kata seperti.
Apakah dampak negatif dan positif bila anak-anak usia dini (SD) menonton video tersebut.
Jawab :
Dampak Negatif Dari tayangan video itu adalah anak-anak akan mengira bahwa menjual ginjal itu akan mendapatkan uang banyak dan akan menjadi kaya raya , sehingga anak-anak akan memberanikan diri untuk melakukan hal tersebut agar menjadi kaya raya.
Dikarenakan edukasi seorang anak itu lebih luas, dan lebih mempercayai nya.
Dampak Positif dari tayangan video itu adalah anak-anak lebih bisa mengedukasi dirinya sendiri dengan melakukan akting dengan percaya diri dan anak anak tidak memperlihatkan rasa malu saat berdialog akting tersebut. Intinya lebih mengedukasi anak agar lebih percaya diri.
Bagaimana peran guru dan orang tua terhadap tayangan video tersebut .
Jawab : Menurut saya ya peran guru dan orang tua terhadap tayangan ini yaitu sama sama saling mendidik serta memperhatikan kelakuan anak-anaknya agar tidak terpengaruh oleh keadaan seperti kata kata yang diperlihatkan di dalam video. Karena percakapan mereka sudah terlalu jauh dan tinggi untuk anak-anak seperti mereka.
TUGAS 6 PERTEMUAN 10 :
KESANTUNAN BERBAHASA
Makalah
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ejaan Bahasa Indonesia
Disusun oleh :
Nama : Anggi Apriani
Npm : 201 21 4004
Kelas : 3-A
Prodi : Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah
Dosen : Ibu Lisa Septia Dewi Br.Ginting.,S.pd.,M.pd
UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH MEDAN
T.A 2021 /2022
KATA PENGANTAR
Assalamuallaikum Wahramatullahi Wabarakatuh.
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayahnya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan Laporan Penelitian tentang
"KESANTUNAN BERBAHASA"
Makalah ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapat bantuan dari berbagai
sumber sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya menyampaikan
banyak terima kasih kepada semua pihak atau sumber yang telah berkontribusi dalam
pembuatan makalah ini. Terutama Kepada Ibu Lisa Septia Dewi Br.Ginting.,S.pd.,M.pd selaku
Dosen Pembimbing saya di Mata Kuliah Jurnalistik .
Terlepas dari itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya
menerima segala saran dan kritik yang membangun dari pembaca agar saya dapat
memperbaiki makalah yang selanjutnya akan saya susun.
Akhir kata saya berharap semoga makalah tentang KESANTUNAN BERBAHASA ini dapat
memberikan manfaat maupun menambah pengetahuan dan wawasan pembaca .
Wassallamualaikum wahrahmatullahi wabarakatuh.
Sidamanik, 1 8 November 2021
Penulis
Anggi Apriani
DAFTAR ISI
COVER
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
Bab I PENDAHULUAN . ................................................................................................ 1
1 .1 Latar Belakang....................................................................................................
1 .2 Rumusan Masalah ............................................................................................
1 .3 Tujuan Makalah .................................................................................................
1 .4 Manfaat Makalah ..............................................................................................
Bab II PEMBAHASAN .................................................................................................. 2
2.1 Pengertian Kesantunan ...................................................................................
2.2 Pengertian Kesantunan Berbahasa ...............................................................
2.3 Prinsip Kesantunan Berbahasa ......................................................................
2.4 Ciri Kesantunan Berbahasa.............................................................................
2.5 Penyebab Ketidaksantunan ............................................................................
2.6 Diksi dan Gaya Bahasa ...................................................................................
Bab III PENUTUP ............. ............................................................................................ 3
3.1 Kesimpulan ......................................................................................................
3.2 Saran ................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. . 4
Bab I
PENDAHULUAN
1 .1 Latar Belakang
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi yang digunakan manusia dengan sesama anggota
masyarakat lain pemakai bahasa itu. Bahasa itu berisi pikiran, keinginan, atau perasaan yang
ada pada diri si pembicara atau penulis. Bahasa yang digunakan itu hendaklah dapat
mendukung maksud secara jelas agar Apa yang dipikirkan, diinginkan, atau dirasakan itu dapat
diterima oleh pendengar atau pembaca.
Begitu dekatnya kita kepada bahasa terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa
perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. Akibatnya, sebagai
pemakai bahasa banyak orang Indonesia belum terampil menggunakan bahasa. Hal tersebut
merupakan suatu kelemahan yang tidak disadari. Berbahasa Indonesia dengan santun adalah
menggunakan bahasa Indonesia dengan Budi bahasa yang halus, nilai rasa yang baik dan penuh
kesopanan serta berusaha menghindari konflik antara pembicara dengan lawan bicaranya di
dalam proses berkomunikasi.
Didalam makalah ini saya akan membahas tentang pentingnya berbahasa santun dan
bagaimana cara memilih bahasa bahasa yang santun. kemampuan berbahasa yang baik dan
benar merupakan persyaratan mutlak untuk melakukan kegiatan ilmiah sebab bahasa
merupakan sarana komunikasi ilmiah yang pokok tanpa penguasaan tata bahasa dan kosa kata
yang baik akan sukar bagi seorang ilmuwan untuk mengkomunikasikan gagasannya kepada
pihak lain.
1 .2 Rumusan Masalah
1 . Apa Pengertian Dari Kesantunan ?
2. Apa Pengertian Dari Kesantunan Berbahasa ?
3. Bagaimana Prinsip Atau Penggunaan Berbahasa Yang Santun ?
4. Ciri Kesantunan ?
5. Apa Kesalahan-Kesalahan Yang sering Terjadi Dalam Penggunaan Kesantunan Dalam
Berbahasa ?
1 .3 Tujuan Makalah
1 . Menjelaskan pengertian dari kesantunan
2. Menjelaskan pengertian dari kesantunan berbahasa
3. Mengetahui penggunaan kesantunan berbahasa
4. Mengetahui ciri-ciri kesantunan berbahasa
5. Jelaskan kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam bahasa yang santun
1 .4 Manfaat Makalah
1 . Mengetahui pengertian kesantunan
2. Mengetahui pengertian dari kesantunan berbahasa
3. Lebih tahu tentang penggunaan kesantunan berbahasa
4. Mengetahui ciri-ciri kesantunan berbahasa
5. Mengetahui kesalah kesalahan yang sering terjadi dalam berbahasa yang santun
Bab II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kesantunan
Dalam KBBI edisi ketiga (1 990) jelaskan yang dimaksud dengan kesantunan adalah kehalusan dan baik ( Budi bahasanya, tingkah lakunya) . Kesantunan, kesopansantunan, atau etiket adalah tatacara, adat, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Kesantunan merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi persyaratan yang disepakati oleh perilaku sosial. Oleh karena itu, kesantunan ini biasa disebut " tatakrama" . Kesantunan bersifat relatif di
dalam masyarakat. hujan tertentu bisa dikatakan santun di dalam suatu kelompok masyarakat tertentu akan tetapi kelompok masyarakat lain bisa dikatakan tidak santun. Menurut zamzani.dkj.(201 0:2) kesantunan merupakan perilaku yang diekspresikan dengan cara yang
baik dan beretika. tujuan kesatuan termasuk santunan berbahasa adalah membuat suasana berinteraksi menyenangkan serta tidak mengancam muka dan efektif.
2.2 Pengertian Kesantunan Berbahasa
Menurut chart(201 0:1 1 ) sebuah tuturan disebut santun kalau ia tidak terdengar memaksa atau angkuh. Tuturan itu memberi pilihan tindakan kepada lawan tutur dan mengatur itu menjadi senang. Kesatuan bangsa tercermin dalam tata cara berkomunikasi lewat tanda verbal
atau tata cara berbahasa. Ketika berkomunikasi kita tunduk pada norma-norma budaya, tidak hanya sekedar menyampaikan ide yang kita pikirkan. tata cara berbahasa harus sesuai dengan unsur-unsur budaya yang ada dalam masyarakat tempat hidup dan dipergunakannya suatu
bahasa dalam berkomunikasi. apabila tata cara berbahasa seseorang tidak sesuai dengan norma-norma budaya, maka iya akan mendapatkan nilai negatif, misalnya disebut sebagai orang yang sombong , angkuh, tak acu , egois tidak berada bahkan tidak berbudaya kesantunan berbahasa dapat dilakukan dengan cara pelaku tutur mematuhi prinsip sopan santun berbahasa yang berlaku di masyarakat memakai bahasa itu. Jadi diharapkan pelaku tutur dalam bertutur dengan mitra tuturnya untuk tidak mengabaikan prinsip sopan santun. Hal ini untuk menjaga
hubungan baik dengan mitra tuturnya.
2.3 Prinsip Kesantunan Berbahasa
Prinsip kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh leech (1 993:206-207), yakni sebagai berikut :
1 . Maksim kebijaksanaan
Rahardi(2005:60) mengungkapkan gagasan dasar dalam maksim kebijaksanaan dalam prinsip kesantunan adalah bahwa para peserta pertuturan hendaknya berpegang pada prinsip untuk selalu mengurangi keuntungan dirinya sendiri dan memaksimalkan keuntungan pihak lain
dalam kegiatan bertutur.
2. Maxim kedermawanan
Leech,(1 993:209) adalah buatlah keuntungan diri sendiri sekecil mungkin dan buatlah kerugian diri sendiri sebesar mungkin. Sopan penuturan saat berbicara menolak .
3. Maksim penghargaan
Wijana , menuturkan bahwa maksim penghargaan ini diutarakan dengan kalimat ekspresif dan kalimat asertif. Di mana dalam hal ini mengucapkan selamat, mengucapkan terima kasih,memuji dan mengucapkan bela sungkawa.
4. Maksim kesederhanaan
Rahardi, mengatakan bahwa didalam Maxim kesederhanaan atau maksin kerendahan hati peserta tour diharapkan dapat bersikap rendah hati dengan cara mengurangi pujian terhadap dirinya sendiri.
5. Maksim permufakatan
Rahardi, dalam aksi ini ditekankan agar para peserta tour dapat saling membina kecocokan atau kemufakatan di dalam kegiatan berkomunikasi.
2.4 Ciri Kesantunan Berbahasa
Chaer, memberikan ciri kesantunan sebuah tuturan sebagai berikut :
1 . semakin panjang tuturan seseorang semakin besar pula keinginan orang itu untuk bersikap santun kepada lawan tuturnya.
2. tuturan yang diutarakan secara tidak langsung lebih santun dibandingkan dengan tuturan
yang diutarakan secara langsung.
3. memerintah dengan kalimat berita atau kalimat tanya dipandang lebih santun dibandingkan dengan kalimat perintah imperatif nya dalam sebuah tuturan dan juga diperlukan indikatornya untuk mengukur kesantunan sebuah tuturan khususnya diksi. Pranowo(2009:1 04) memberikan arahan agar tuturan dapat mencerminkan rasa santun yakni
sebagai berikut:
1 . Gunakan kata " tolong " untuk meminta bantuan kepada orang lain.
2. gunakan kata " maaf " untuk tuturan yang diperkirakan akan menyinggung perasaan orang lain.
3. Gunakan kata " terima kasih " sebagai penghormatan atas kebaikan orang lain.
4. Gunakan kata " berkenan " untuk meminta kesediaan orang lain melakukan sesuatu.
5. Gunakan kata " beliau " untuk menyebut orang ketiga yang dihormati.
6. Gunakan kata " bapak/ibu" untuk menyapa orang yang lebih tua.
2.5 Penyebab Ketidaksantunan
Prawono( melalau chaer, 201 0:69) menyatakan bahwa ada beberapa faktor atau hal yang menyebabkan sebuah peraturan itu menjadi tidak sopan atau tidak santun. Antara lain yaitu:
1 . Kritik secara langsung dengan kata-kata kasar.
2. Dorongan rasa emosi penutur
3. Protektif terhadap pendapat
4. Sengaja menuduh lawan tutur .
5. Sengaja memojokkan mitra tutur seseorang atau lawan tutur.
2.6 Diksi Dan Gaya Bahasa
santun tidaknya pemakaian bahasa dapat dilihat dari pilihan kata diksi dan gaya bahasa nya.
1 . Diksi
pilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata-kata yang dipakai untuk menyampaikan
suatu gagasan bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau menggunakan ungkapan ungkapan yang tepat, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi. fungsi pilihan kata atau diksi adalah untuk memperoleh keindahan guna menambah daya ekspresivitas . sebuah kata akan lebih jelas jika pilihan kata tersebut tepat dan sesuai. ketepatan pilihan kata bertujuan agar tidak menimbulkan interpretasi yang berlainan antara penulis atau pembicara dengan pembaca atau pendengar, sedangkan kesesuaian kata bertujuan agar tidak merusak suasana selain itu berfungsi untuk menghaluskan kata dan
kalimat agar terasa lebih indah. Adapun syarat-syarat ketepatan pilihan kata adalah :
1 . Membedakan secara cermat denotasi dan konotasi . dimana denotasi ialah kata yang bermakna lugas atau tidak bermakna ganda sedangkan konotasi ialah kata yang dapat menimbulkan bermacam-macam makna.
2. Membedakan dengan cermat kata-kata yang hampir bersinonim.
3. Membedakan kata-kata yang mirip ejaannya.
4. tidak menafsirkan makna kata secara subjektif berdasarkan pendapat sendiri jika pemahaman itu belum dipastikan.
2. gaya bahasa atau majas nya yaitu pemanfaatan kekayaan bahasa serta pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra
semakin hidup . gaya bahasa merupakan cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian si penulis. Gaya bahasa berdasarkan pilihan
kata dibedakan menjadi tiga jenis yaitu :
1 . Gaya bahasa resmi, adalah gaya bahasa dalam bentuknya yang lengkap dan gaya yang dipergunakan dalam kesempatan kesempatan yang resmi dan dipergunakan oleh mereka yang diharapkan mempergunakannya dengan baik dan terpelihara. G bahasa resmi biasa kita jumpai dalam penyampaian amanat kepresidenan, berita negara, khotbah mimbar, tajuk rencana dan pidato-pidato penting .
2. Gaya bahasa tak resmi, yang merupakan gaya bahasa yang dipergunakan dalam bahasa standar khususnya dalam kesempatan kesempatan yang tidak formal atau informal. Dan gaya
bahasa ini biasanya dipergunakan dalam karya karya tulis, buku-buku pegangan serta artikel mingguan dan bulanan yang baik dalam perkuliahan.
3. Gaya bahasa percakapan, dimana pilihan katanya adalah kata-kata populer dan kata-kata
percakapan.
Bab III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Sopan santun merupakan unsur penting dalam kehidupan bersosialisasi sehari – hari, karena dengan menunjukan sikap santunlah, seseorang dapat dihargai dan disenangi dengan keberadaanya sebagai makhluk sosial dimanapun tempat ia berada. Dalam kehidupan
bersosialisasi antar sesama manusia, sudah tentu kita memiliki norma-norma / etika-etikadalam melakukan hubungan dengan orang lain. Dalam hal ini sopan santun dapat memberikan
banyak manfaat atau pengaruh yang baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. kesantunan merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi persyaratan yang disepakati oleh
perilaku social kesantunan berbahasa tercermin dalam tata cara berkomunikasi lewat tanda verbal atau tata cara berbahasa. Serta ada beberapa prinsip dan ciri-ciri dalam kesantunan berbahasa dan
terdapat ketidaksantunan berbahasa dan kritikannya secara langsung.
kesantunan dari berbahasa dapat dilihat dari letak jarak sosial nya yang mana sekaligus mengatur tata krama berbahasa kita sehari-hari. kata santun berarti tidak mengancam wajah dan tidak menyatakan hal-hal yang bermuatan ancaman terhadap harga diri seseorang atau
tidak mencoreng wajah seseorang yang kita ajak berbicara . dengan demikian penggunaan bahasa yang santun akan menambah keakraban kita terhadap orang lain.
3.2 Saran
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca khususnya. Kritik dan saran dari pembaca sangat membantu saya dalam menulis makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
• scholar.google.co.id
• Rahardi, Kunjuna. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta. Erlangga
• Keraf,Gorys,1 991 . Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta : Gramedia
• https://id.scribd.com/document/373857760/Kesantunan-Berbahasa
• https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kesantunan_berbahasa
• https://www.slideshare.net/Nurulbanjar1 996/prinsip-kesantunan
TUGAS 7 PERTEMUAN 12:
kuis:
1. Rincikan sejarah singkat perkembangan EYD?
Jawa. : Ejaan bahasa Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan dan perkembangan. saat ini ejaan bahasa Indonesia yang kita gunakan adalah ejaan yang disempurnakan atau EYD . Namun sebelum itu telah digunakan beberapa ejaan yang lain. dan kalau kita lihat perkembangan bahasa Indonesia sejak dulu sampai sekarang itu tidak terlepas dari perkembangan, kita ketahui bahwa beberapa ratus tahun yang lalu bahasa Indonesia belum disebut bahasa Indonesia tetapi bahasa Melayu. dan pada masa itu ada beberapa prasasti yang bertuliskan bahasa Melayu kuno dengan memakai huruf India yang banyak dipengaruhi bahasa sansekertanya. Dan pada masa itu terutama pada masa Hindu pedagang-pedagang Melayu yang berkeliling ke Indonesia itu menggunakan bahasa Melayu yakni bahasa komunikasi dalam perdagangan pengajaran agama serta hubungan antar negara dalam bidang ekonomi.
kemudian pada masa itu keinginan untuk menyempurnakan ejaan Van ophuijsen iya berubah tentang perubahan ejaan yang baru contohnya : boekoe menjadi buku , tidaa menjadi tidak dan sebagainya , perubahan ejaan bahasa Indonesia ini berlaku sejak ditetapkannya.
Berikut sejarahnya secara singkat :
1. Ejaan Van ophuijsen
. mengatakan bahwa huruf untuk membedakan antara huruf i sebagai akhiran dan karena harus dengan diftong seperti mulai dengan ramai .
2. Ciri-ciri ejaan republik
Huruf oe diganti dengan pada kata-kata guru, itu, umur, dan sebagainya.
3. Ejaan pembaharuan
Gabungan banyak konsonan
4. Ejaan Melayu Indonesia
5. Ejaan baru
lembaga bahasa kesusasteraan mengeluarkan ejaan baru sebagai pengembangan ejaan Melayu Indonesia yang tidak ada kepastian. dan pada bagian ini banyak perubahan ejaan yang disempurnakan dan hampir tidak ada perbedaan antara ejaan baru dengan EYD kecuali pada rincian kaidahnya.
6. Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (1973-sekarang)
Ejen Indi untuk menggantikan ejaan republik dan digunakan hingga saat ini dengan menggunakan bahasa yang formal.
2. Fungsi Ejaan yang disempurnakan?
Jawab : 1. Landasan pembakuan tata bahasa, dengan menggunakan ejaan dalam penulisan bahasa akan membuat tata bahasa yang digunakan semakin baku.
2. Landasan pembakuan kosakata serta istilah, tidak hanya membuat tata bahasa semakin baku ejaan juga membuat pemilihan kosakata dan istilah menjadi lebih baku.
3. Penyaring masuknya unsur bahasa lain ke bahasa Indonesia, ejaan yang disempurnakan juga memiliki fungsi penting sebagai penyaring bahasa lain ke bahasa Indonesia sehingga dalam penulisannya tidak akan menghilang makna aslinya.
4. Membantu pemahaman pembaca dalam mencerna informasi.
• dan fungsi utama ejaan yang disempurnakan adalah sebagai alat pemersatu dan menjadi tolak ukur bagi benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.
3. Tujuan Ejaan yang disempurnakan?
Jawab : 1. tujuan ejaan yang disempurnakan adalah untuk menciptakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar 2.sebagai bentuk menghargai dan melestarikan bahasa pemersatu agar tetap menjadi bahasa kebanggaan negara.
3. Untuk mempermudah pengucapan.
4. Untuk menghindari salah tafsir maknanya
5. Untuk mendukung bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.
4. Yang harus diperhatikan dalam Ejaan yang di sempurnakan?
Jawab : 1. Penulisan huruf nya apakah termasuk huruf kapital atau huruf miring.
2. Penulisan katanya baku atau tidak.
3. Penulisan tanda bacanya sudah tepat atau tidak
4. Penulisannya singkat dan akronim
5. Penulisannya berbentuk angka atau berbentuk lambang bilangan.
6. Isi penulisannya berbentuk unsur serapan.
Dan EYD yaitu semua kata atau kalimat harus diatur sedemikian rupa serta disempurnakan agar maknanya tetap ada.
5.Mengapa KBBI mengalami perubahan per 4 tahun sekali?
Jawab : kamus besar bahasa Indonesia atau KBBI secara rutin melakukan pembaruan atau melakukan perubahan dan memasukkan sejumlah daftar kata-kata.
kata-kata yang masuk dalam pemutakhiran KBBI biasanya yang kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari baik kosakata lama maupun yang mengalami pergeseran maknanya.
Pembaruan terakhir KBBI dilakukan pada Oktober 2019, dan ada lebih dari 1000 entri baru yang masuk dalam KBBI edisi terbaru.
Artinya dalam sejarah dan dalam seiring perkembangan zaman bahasa semakin gaul dan banyak muncul bahasa bahasa lainnya,
Sebab itu setiap pumatakhiran KBBI mengalami perubahan setiap 4 tahun sekali. karena banyaknya muncul bahasa-bahasa baru yang harus dimasukkan ke dalam KBBI agar penambahan bahasa itu ada dan makna dari bahasa itu ada.
Komentar
Posting Komentar